Orang pintar dan sok tahu

Orang pintar dan sok tahu, jangan tertipu untuk membedakannya…

Pernahkah kalian menemukan orang pintar dan sok tahu?

Dalam hal ini, kita dapat membedakan antara orang pintar dan sok tahu. Berhentilah sejenak dari apapun aktivitas yang sedang kamu kerjakan. Lalu pikirkan tentang dirimu, tentang sifatmu. Apakah kamu sering merasa bahwa kamu adalah orang yang pintar dan bisa melakukan banyak hal dengan mudah? Apakah kamu pernah merasa lebih pintar dan serba tahu dibandingkan orang-orang di sekitarmu? Jika ya, berhentilah sebentar. Pikirkan sesuatu.

Kita tidak boleh cepat-cepat mempercayai informasi yang diberikan orang lain. Kebanyakan orang mengira apabila informasi didapat dari keluarga atau orang terdekat, maka informasi tersebut benar.

Perlu kita ketahui bahwa tidak semua hal yang dikatakan orang terdekat itu benar dan bukan berarti seseorang yang terkesan memiliki wawasan luas itu pintar. Sangat mungkin ia hanya sok tahu-menahu akan sesuatu hal dan memang memiliki kelebihan yaitu mudah meyakinkan orang lain dengan mimik wajah tertentu dan pemilihan kata sulit saat berbicara.

Jika tidak ingin dibohongi orang sok tahu, kenali terlebih dahulu perbedaan orang pintar berwawasan luas dengan yang hanya sok tahu saja.

Tehnik berkomunikasi

Orang yang sok tahu umumnya suka memotong pembicaraan orang lain, sedangkan orang yang betul-betul pintar dan mengetahui bahan yang sedang dibahas akan memilih untuk diam mendengarkan, mengiyakan dan hanya akan memberi saran ketika diminta.

Teknik merespon

Orang yang sok tahu akan berusaha untuk memberikan saran tanpa diminta, terkadang sarannya terdengar seperti instruksi seolah tidak ada jalan lain. Orang pintar akan lebih memilih untuk diam tetap mendengarkan, mengiyakan dan hanya akan memberi saran ketika diminta.

Faktor konsisten

Orang yang sok tahu umumnya suka membuat cerita sendiri dan ini membuatnya kurang konsisten karena semuanya dibuat melalui skenario yang ada di kepalanya. Pola cerita bisa berubah kapan saja, di tengah, di akhir, kapan saja. Orang yang pintar tahu yang sebenarnya dan ia akan konsisten menjelaskan apa yang ia tahu dari A sampai Z.

Faktor arogan

Orang yang sok tahu cenderung memilih untuk menyelamatkan atau mebela diri sendiri, ia tidak mau terlihat jelek, kurang atau pun salah di mata orang lain. Sementara orang pintar akan memilih untuk mengakui jika ada salah atau informasi yang diberikan belum tentu sepenuhnya benar. Ia juga akan mempertanggung jawabkan kesalahan yang ia perbuat.

Faktor ‘cari perhatian’ alias caper

Orang yang sok tahu akan fokus pada upaya penonjolan dirnya di hadapan orang lain. Ia umunya tidak ingin orang lain mendapatkan celah untuk menjatuhkannya. Orang yang pintar akan memilih untuk tidak pamer akan kelebihannya dan fokus memperbaiki dirinya dengan membersihkan jiwa serta mengubah prilaku yang kurang berkenan di hati orang lain.

Sumber informasi

Orang yang sok tahu akan lebih mengandalkan informasi dari sumber tidak terpercaya seperti temannya atau orang lain yang tidak disertai fakta-fakta resmi. Orang pintar tentunya akan mengandalkan sumber terpercaya dan itu pun mereka tidak akan sombong dan akan menjelaskannya sebagai opini perorangan.

Gila status

Orang yang sok tahu akan berusaha keras untuk membuat dirinya terlihat pintar di mata orang. Sementara orang yang betul-betul pintar akan memilih untuk tidak sombong dan biarkan orang lain tahu kehebatannya dari orang lainnya. Ia juga akan berfikir bahwa semua orang memiliki kemampuan serta keunikan masing-masing yang tidak membuatnya lebih atau pun kurang dari yang lainnya.

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY