Ibu Maafkan Aku

Pada awalnya film ini berjudul Surga yang Terluka, namun akhirnya berganti judul menjadi Ibu Maafkan Aku.

Ibu Maafkan Aku, merupakan film yang bercerita tentang bagaimana seorang ibu yang berjuang membesarkan anak-anaknya. Tentang seorang wanita yang kehilangan pegangan hidup sepeninggal suaminya. Ia harus membesarkan ketiga anaknya dengan sisa-sisa warisan yang ditinggalkan sang suami, sambil menyelesaikan segala persoalan yang melanda.

Syuting film Ibu Maafkan Aku ini dilakukan di Gunung Kidul, Yogyakarta. Selain Christine Hakim, film ini juga menampilkan akting Meriza Febriani, Rezka Hisyam dan Ade Firman Hakim.

Peraih tujuh Piala Citra ini mengaku menangis tatkala membaca skrip film tersebut. “Ketika saya baca skrip film ini saya langsung menangis. Karena saya berperan sebagai wanita tukang batu dan saat itu saya teringat perjuangan ibu saya ketika membesarkan anak-anaknya,” kata Christine di Djakarta Theatre, Jakarta, Selasa (25/10).

Christine menilai film arahan sutradara Amin Ishaq ini mempunyai nilai positif tentang sebuah keluarga. “Itulah yang saya lihat dalam skrip Ibu Maafkan aku. Saat cuci baju mata saya berkaca-kaca,” tutur Christine Hakim saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.

Christine menilai film arahan sutradara Amin Ishaq ini mempunyai nilai positif tentang sebuah keluarga. Ia menyatakan bukan hanya dirinya saja yang mengakui kekuatan cerita yang disajikan film ini. Perasaan senada juga dirasakan ibunda Christine saat membaca skrip film drama tersebut. “Dan baru kali ini saya berikan skrip film ke pada ibu saya. Biasanya enggak pernah. Tapi dalam hal ini saya enggak berharap hanya menjual ratapan,” sambung Christine.

“Buat saya film tentang ibu penting untuk zaman sekarang. Kita tahu bahwa perilaku anak zaman sekarang cenderung melupakan jasa seorang ibu. Film ini mengajak para anak-anak untuk lebih menghormati surga kalian, yakni ibu,” tambah Christine.

Christine Hakim berharap film ini bisa menjadi syiar bagi masyarakat. “Buat saya sulit untuk mengatakan tidak. Misi dan visinya tak hanya tontonan dan hiburan saja, tapi ada nilai-nilai kuat di dalam cerita ini,” kata Christine.

Film Ibu Maafkan Aku dijadwalkan tayang di bioskop pada Hari Pahlawan 10 November 2016. Amin Ishaq sang sutradara akan menjadi debut pertamanya di layar lebar. Dalam mengarap film ini, Amin tak mau menambah banyak bumbu di dalamnya. Film ini sangat dekat dengan kehidupan, kami semua pasti pernah mengalami dan tidak ada yang dilebihkan.

Sementara pengerjaan soundtrack film ini dipercayakan kepada komposer yang sudah tidak asing lagi di dunia film. Adalah Andi Rianto yang diberi tugas membuat ilustrasi musik di film produksi Onasis Media Intertainmen ini. Andi mengaku, tak butuh waktu lama untuk mengerjakan soundtrack ini.

“Saya membantu menyampaikan pesan tentang ibu sebagai pahlawan melalui musik. Pengerjaan lirik saya minta Monty Tiwa untuk menulis. Prosesnya membuat aransemen cuma 15 menit, tapi yang sulit dalam project ini adalah proses scoring karena saya ingin memperkuat pesan film dengan musik. Sehingga ketika menonton mereka akan teringat dengan ibunya,” kata Andi.

Pesan lain yang ingin disampaikan dalam film ini adalah menjadikan ibu sebagai pahlawan yang berjasa bagi setiap keluarga.

 

 

LEAVE A REPLY